Di saat semua bertanya-tanya
Mereka saling tak memahami
Seperti abu yg menjadi debu
Kelam dan senyap dalam dekapan.
Di saat semua mulai hilang
Senyum di bibir itu tak ada lagi
Di situlah mereka memahami
Pucatnya dan tak ada lagi kesedihan.
Kusam derik mimiknya pun hanya batas
Tak ada yg mengerti tentangnya
Menusuk serta hitamnya sakit yg dirasakan
Hanya terselip sebuah penyesalan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar